Pages

Sunday, October 2, 2011

Menjadi Seorang Tiuterr~

*mletek-mletekin tangan, kaki, leher, perut #eh* Yak, baru saja saya kembali dari rapat yang sangat panjang (seperti biasa) untuk membicarakan berbagai hal penting. The rest of the story, ga perlu gw publish di sini lah ya. Confidential soalnya *caelah*

So... ah ya, setelah beberapa detik lupa tadi mau nulis apa, akhirnya inget juga *tepok jidat* untung aja gw udah nulis judul tadi, kalo nggak pasti gagal nulis lagi deh ini. Maklum saya bukan penulis yang kreatif, dan di antara semua tulisan gw, 90% nya kurang bermutu dan menyebabkan kerusakan pada otak.

Jadi, ceritanya sebentar lagi jadwal mengajar gw akan berjalan. Gw baru saja menjadi seorang tutor bahasa Inggris di klub bahasa inggris di universitas tempat gw kuliah (ya iya lah ya kuliah, masa mandi). Sebenarnya gw udah tergabung di klub inggris ini dari tahun lalu. And FYI, gw memang sudah lama aktif sebagai anggota organisasi kepengurusan klub tersebut. Tahun lalu, gw salah satu murid Public Speaking and Performing dan TOEFL. Nah tahun ini, tiba-tiba gw menjadi seorang tutor. Kenapa tiba-tiba?

Gw bisa bilang itu tiba-tiba karena memang ga gw rencanain sama sekali. Awalnya gw ga mau jadi tutor gara-gara gw takut gak mampu untuk menghandle murid-murid (note: yang seumuran sama gw). Gw sadar gw juga belum terlalu jago bahasa inggris, dan memang menurut gw masih butuh banyak belajar untuk jadi seorang tutor yang wooooooooow, if you know what I'm saying. Akhirnya gw memutuskan untuk tidak mendaftar, walaupun setelah itu gw menjadi galau, galau, dan galau karena sebenarnya gw tertarik untuk mentally abuse member-member baru itu. Muahahaha *ketawa setan*

Bercanda.
Eh, ternyata takdir berkata lain. Kelasnya kekurangan tutor. Dalam hati gw berteriak kegirangan lalu guling-guling di tanah *lebay* tapi kembali lagi gw memikirkan hal yang sama. Kapabilitas gw, dan satu hal lain. Secretly, gw takut sama class simulation. Sekarang udah ga jadi rahasia lagi deh xD

Tapi karena adanya encouragement dari teman-teman gw, especially satu teman gw (yang ngurusin kelas-kelas tersebut, makanya sering banget "menyemangati" gw untuk join) akhirnya gw daftar.
Gw inget banget pas gw tes untuk jadi tutor, gw sempet ketakutan masuk kelas. Saat itu gw merasa coward banget, mana ada tutor Public Speaking kaya gini.
Setelah tes dan diterima, I realized that I actually have a good ability in Public Speaking and Performing, but I was just too afraid to take the opportunity.

Besok, gw udah mulai ngajar. Rasanya excited banget untuk ketemu sama murid-murid pertama gw. Mereka-mereka yang berharap banyak dengan ikut kelas Public Speaking and Performing di kelas gw. 
Semoga aja gw bisa jadi tutor yang bener-bener membantu mereka belajar untuk bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar di depan umum, semoga aja gw bisa jadi tutor yang asik dan ga ngebosenin, semoga aja mereka semua masih mau masuk kelas setelah tau bahwa gw adalah tutornya, dan semoga-semoga lainnya~



Kira-kira enaknya gw pasang image yang kaya gimana ya?
#abaikan

Wish me luck! :)


No comments:

Post a Comment