Masa-masa seperti ini mengingatkan gw pada masa-masa di mana gw menciptakan blog gw yang lama (sebelum blog ini). Bagi yang mau baca, silahkan klik http://jajaisblogging.blogspot.com. Di sana banyak sekali kekacauan yang yang apabila anda baca terlalu lama, bisa menimbulkan kerusakan otak dan gangguan mental. Gw inget banget waktu itu gw terinspirasi oleh bang Raditya Dika oleh bukunya yang berjudul Kambing Jantan. Tulisan yang dia buat ringan banget dan mudah dibaca. Menghibur, menyenangkan (walau ga semenyenangkan wajahnya lol), dan intinya membuat gw ingin mulai menulis dan mencurahkan apa yang ada di pikiran gw. Akhirnya gw mulai menulis (sebenarnya mengetik ya, bukan menulis) dan mencoba mengikuti gaya yang dia punya.
Semakin lama waktu berjalan (as the time flows.. *angin bertiup*) gw menyadari bahwa sebenenarnya setiap orang mempunyai gaya menulisnya masing-masing. Ada orang yang suka menulis blog dan mengisinya dengan hal-hal yang informatif, dicari banyak orang, dan biasanya muncul di google search kalau anak-anak sekolah lagi cari bahan buat dicopy-paste (betul~?). Ada lagi orang yang suka membuat postingan yang isinya sangat ekspresif, mencurahkan setiap mood yang ia rasakan baik siang maupun malam, pagi maupun sore. Isinya kebanyakan sekitar orang-orang yang ada di sekitarnya (biasanya sih orang yang dia benci atau orang yang dia suka yah #bisakahdisebutababil). Selain itu ada juga orang yang kerjaannya ngepost foto-foto dirinya sendiri atau bersama teman-temannya , share kalo lagi jalan-jalan kemana atau makan apa (mau bikin sirik ceritanya) dan sebagainya. Last but not least, kategori terakhir adalah mereka-mereka yang membuat tulisan seenak jidat, tapi seringkali malah menghibur banyak orang. Lihat saja penulis yang gw sebut di atas. Buat yang lupa, sebut saja Mawar.
Di antara jenis-jenis penulis di atas, di awal blog gw yang lama, gw termasuk kategori terakhir (walaupun faktanya tulisan yang gw buat tidak selalu menyenangkan orang lain). Setelah beberapa lama, gw mulai menelantarkan blog gw untuk pertama kalinya. Saat itu terkadang gw sadar dan mencoba menulis kembali, tapi akhirnya.... blog itu tewas mengenaskan.
Selang sekitar 2 tahun (kalo ga salah, soalnya memory gw termasuk short-term memory), tiba-tiba gw dikejutkan oleh diri gw sendiri. Tiba-tiba gw pengen bikin blog lagi. Tanpa mengingat blog lama, gw akhirnya membuat blog baru (dengan asumsi bahwa blog lama gw adalah blog alay-ababil-yang-sangat-hina-dan-memalukan) dan mencoba menulis dengan bahasa Inggris.
Akhirnya apa yang terjadi??
Gaya menulis gw berubah. Gw yang tadinya bisa menulis apa saja (sekali lagi, APA SAJA) yang ada di pikiran gw, menjadi seseorang yang kadang terlalu berpikir sebelum menulis. Hasil dari post yang ada di blog gw tak lain dan tak bukan adalah pengalaman gw sehari-hari, foto-foto, makanan, dan lain sebagainya.
Jujur aja dari lubuk hati gw yang paling dalam (ea), setelah gw melihat blog gw yang lama (yang tadinya gw hina-hina itu) ternyata ge lebih suka tulisan gw yang lama. Asli, murni, 2x penyaringan (minyak kali #eh, abaikan), dan berisi hal-hal yang nggak dibuat-buat sama sekali.
Saat ini adalah kedua kalinya gw menelantarkan blog gw. Dan inilah blog gw setelah berbulan-bulan membiarkannya berdebu dan menjadi sarang laba-laba dan bermacam-macam serangga lainnya.
Gw rasa... kemampuan menulis gw sudah menghilang.
No comments:
Post a Comment